Welcome

Welcome

Jumat, 01 Juni 2012

Wanita Teladan Sepanjang Masa (Bagian III)



30 Maret 2012
Wanita Teladan Sepanjang Masa

Wanita terpilih lainnya adalah Khodijah, isteri RAsulullah SAW yang sangat dicintainya. Khodijah adalah wanita pertama yang yakin dengan kenabian Muhammad di saat banyak orang menolaknya bahkan mencacinya. Beliau pun adalah isteri yang banyak berkorban harta dan jiwa untuk membantu dakwah Rasulullah demi tegaknya agama Allah SWT. Khadijah adalah isteri yang selalu menenangkan dan menyenangkan suaminya yang tak lain adalah utusan dan KekasihNya. Kemuliaan dan pribadi Khodijah yang sangat indah membuat Aisyah selalu dibakar api cemburu.  
Begitupun yang terjadi dengan Sayyidah Fatimmah Azzahra. Fatimah azzahra adalah wanita yang selalu menginspirasiku. Sebenarnya aku baru mengenalnya sekitar tahun 2004 ketika mengikuti kajian Islam di Bogor. Di sana ada perpustakaan dan menjual buku juga. Aku tak sengaja membali buku tentang Fatimah Azzahra yang tak lain adalah puteri kesayangannya Rasulullah SAW. Sejak saat itu, aku terpukau oleh pribadi dan kehidupannya. Sampai saat ini aku tak pernah bosan membacanya. . Kehidupan Fatimah yang miskin dan sulit tidak membuatnya putus asa dan berhenti untuk beribadah. Apa pun kondisinya, Puteri yang paling mirip dengan Rasulullah SAW itu menerimanya dengan ikhlas dan sabar. Kekhusyuan dalam sholat, doa-doa yang dipanjtkan, serta dzikir-dzikirnya dilantunkannya setiap waktu. Banyak kisah menarik tentang beliau, seperti ketika di malam pertama pernikahan Fatimah Azzahra dengan Imam Ali. Mereka mengisinya dengan bermunajat kepada Allah sebagai bentuk syukur padaNya. Fatimah selalu mendahulukan orang lain daripada keluarga dan dirinya sendiri. Suatu waktu Imam Husein, putranya yang masih kecil melihat Ibunda Fatimah sedang berdoa sambil menangis. Sang Ibunda mendoakan para tentangganya satu persatu, dan Imam Husein pun bertanya-tanya dalam hatinya, mengapa namanya tidaj disebut dalam doanya.Sampai menjelang subuh barulah nama keluargayan disebut satu persatu dan terakhir barulah dirinya sendiri. Subhanalloh pribadi yang menawan.
Itulah contoh wanita-wanita pilhanNya yang perlu kita teladani. aku mengambil hikmah Dari buku “Wanita-Wanita Pilihan” ini, bahwa kita harus mencontoh kehidupan  dari manusia-manusia pilihanNya. Karena manusia pilihanNya adalah manusia yang sudah terbukti sampai padaNya. Dengan meneladani dan mencontoh kehidupannya, kita mempunyai pegangan hidup. Tidak mudah terombang ambing dengan jalan yang palsu. Insya Allah, semoga dengan semakin mengenal wanita-wanita pilihanNya, kita akan selalu disayangNya… amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar